Wawancara Tokoh Agama

            Project Luar Kelas

CBDC – TFI

Character Building Agama

Laporan Kegiatan

“(Peran Tokoh Agama dalam Mewujudkan Kerukunan)”

Wawancara Tokoh Agama

Identitas Kelompok

Nim Nama Jabatan (ketua dan anggota)
2001574073 Muhamad Iqbal Dewanto Ketua
2001540450 Vincent Marwin Sekertaris
2001562363 Hendri Gunawan Anggota
2001563744 Kevin Andreas Tantomi Anggota
2001544083 Marvin Alaric Anggota
2001555300 Ivan Anthonio Ghozali Anggota
2001574073 Muhamad Iqbal Dewanto Ketua
Kelas LB-07

 

BINUS UNIVERSITY

2017

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. I. Latar Belakang

Manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. wajarlah bahwa di dunia ini banyak sekali watak/sifat manusia yang berbeda-beda karena keunikan mereka masing-masing. keunikan-keunikan tersebut membuat manusia ingin memilkiki pedoman dalam kehidupaan maka kata “Agama”.agama adalah sebuah ajaran atau sistem yang mengatur tata cara peribadatan kepada Tuhan dan hubungan antar manusia. Agama biasanya condong terhadap suatu kelompok sedangkan iman lebih bersifat personal yang dapat diartikan bahwa iman adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh manusia menurut ajaran-ajaran dari Allah.sedangkan tanggapan atas wahyu dari Tuhan itulah yang diatur dan dikembangkan oleh agama.

Dalam dunia ini banyak sekali kepercayaan dan agama yang beredar namun dalam Indonesia Agama yang diakui hanya ada 6 yaitu Islam,Kristen Protestan , Katolik , Hindu , Budha , dan Konghucu. Dalam ajaran-ajaran agama-agama tersebut memang banyak sekali perbedaan-perbedaan dalam tata cara ibadah dll , namun ke-6 nya memiliki satu inti yang sama yaitu sama-sama mengakui Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun agama-agama berbeda tapi mereka tidak pernah memiliki niat unutk memandang rendah /  mengejek agama-agama lain dan peran dari setiap agama pastilah sangat berkaitan dengan 1 sama lain .karena itu kami melakukan kegiatan wawancara tokoh agama untuk mengetahui pandangan-pandangan Petinggi Agama tentang

 

  1. Tujuan

Kegiataan wawancara kami bertujuan untuk :

  1. Mengetahui pandangan tokoh agama tentang apa itu kerukunan pada agama-agama masing-masing dan bagaimana peran mereka untuk mewujudkan kerukanan pada lingkungan sekitar mereka.
  2. Mengetahui pandangan tokoh agama tentang peran agama dalam memperbaiki akhlak manusia dan cara merealisasikannya di dalam kehidupan.
  3. Mengetahui pandangan tokoh agama tentang cara-cara mereka untuk memperdekatkan diri dengan agama-agama lain dan juga agar membuat umat-umat tidak berselisih satu sama lain

 

 

 

BAB II

KONSEP

 

  1. Peran agama dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama

Agama harusnya menjadi pedoman untuk menjaga kerukunanan dan toleransi antara         sesama manusia tanpa memandang suku , ras , dan agamanya . namun di Indonesia            banyak sekali konflik-konflik yang sering kali juga membawa-bawa soal Perbedaan          agama.  Perbedaan agama ini sering kali menimbulkan perpecahan dan menyebabkan             masyarakat menjadi ikut-ikutan. Seharusnya agama menjadi suatu anutan agar      Indonesia serta masyarakatnya dapat lebih maju dan lebih baik  dalam berbagai hal ,     bukan membuat perpecahan yang mungkin dapat memecah belah Indonesia.

  1. Peran agama dalam mempererat hubungan antar hubungan umat beragama

Hubungan antara umat beragama sangatlah penting di negeri kita karena dengan kita rukun dengan antar sesama umat beragama maka seharusnya berkurangnya juga konflik-konflik yang dapat memecah belah Indonesia kita ini. Menurut petinggi-petinggi agama cara termudah untuk mempererat hubungan kita dengan umat Bergama yang lain dimulai dari diri kita sendiri dan mempraktekan kebaikan dan toleransi terhadap lingkungan sekitar.dengan itu mungkin orang-orang lain juga dapat menuruti contoh sikap kita dan akhirnya dapat menyebar dan membuat banyak orang sadar.

  1. Peran agama dalam memperbaiki Sifat manusia.

Tugas utama agama adalah bagaimana agar agama dapat menyalurkan pesan-pesan moralnya dan direalisasikan oleh umat-umatnya. Pada jaman sekarang, banyak sekali terjadi penyimpangan moral dan sifat  sehingga manusia kini tidak bertindak sesuai dengan jalan dan kehendak Tuhan lagi. Untuk itu, Para pemimpin agama dan tokoh-tokoh agama diharapkan untuk menjadi pelopor sifat baik bagi kemajuan pada lingkungan dan apabila dapat lebih dapat membuat kemajuan  untuk Indonesia.

 

 

 

BAB III

PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. I. Waktu dan Tempat Kegiatan

Kegiatan kami akan dilaksanakan selama 4 kali, yaitu pada :

Kegiatan Pelaksanaan
Kegiatan: Survey dan membuat Janji
Hari : Rabu
Tanggal : 15 November 2017
Waktu : 14:00 – 16.00
Tempat : Wihara Ekayana Arama
Kegiatan Pelaksanaan
Nama Tokoh: Bhante Nyanagupta
Hari : Kamis
Tanggal : 23 November 2017
Waktu : 16:00 – 19.00
Tempat : Wihara Ekayana Arama
Kegiatan Pelaksanaan
Nama Tokoh: Nyoman Widi Wisnawa
Hari : Minggu
Tanggal : 3 Desember 2017
waktu : 12.00 – 16.00
Tempat : Chandra Prabha Pura Jelambar
Kegiatan Pelaksanaan

Nama Tokoh:

Ustadz Muji, Ustadz Taufiq, Ustadz Muhajir

Hari : Jumat
Tanggal : 8 Desember 2017

waktu :

14.00 – 17.00

Tempat :

Masjid Nursa’dah

 

 

 

Detail Kegiatan

Kegiatan Petama

Kegiatan Pertama kami melakukan Survey dan membuat Janji dengan memberikan Proposal kepada Pihak Wihara Ekayana pada tanggal 15 November 2017.

a.       Lokasi :

b.      Waktu :

c.       Peserta yang Hadir :

Wihara Ekayana

14.00 – 16.00

1. Muhamad Iqbal dewanto

2. Ivan Anthonio

3. Kevin Andreas

4. Marvin Alaric

5. Hendri Gunawan

6. Vincent Marwin

 

 

 

 

 

Kegiatan Kedua :

Kegiatan pertama kami lakukan pada tanggal 23 Novomber 2017. Kami melakukan wawancara dengan Bhante Nyanagupta selaku tokoh dari Budha . Kami menanyakan 5 topik yang intinya isinya tentang kerukunan

a.       Lokasi :

b.      Waktu :

c.       Peserta yang Hadir :

 

 

 

 

 

 

Wihara Ekayana Arama

Kamis 23 November 2017

1. Vincent Marwin

2. Muhamad Iqbal Dewanto

3. Ivan Anthonio

4. Marvin Alaric

 

Hasil Wawancara

“Peran Bhante dalam mewujudkan Kerukunan Antar Agama? “

Peran Beliau dalam mewujudkan kerukunan adalah memberikan pandangan kepada umat agama budha dan kepada mahasiswa yang datang kesini bahwa agama budha mengajarkan kerukuunan antar sesame manusia.

 

“Pandangan Bhante terhadap situasi antar agama di Indonesia, serta harapan bhante terhadap situasi agama di Indonesia?”

Kondisi di Indonesia sebenarnya sudah baik. Cuman masih ada ruang diantara agama agama untuk terus berkembang. Negara Indonesia menjamin di konsitusi untuk membebaskan individu untuk memeluk agama masing masing sesuai kepercayaannya. Harapan saya adalah semoga tidak ada lagi  ruang antar agama untuk saling rukun antar sesama.

 

“Menurut Bhante apa arti dari kerukunan, bagaimana bhante mengajarkan Kerukunan kepada umat umat bhante?”

Seperti yang saya bilang tadi, saya memberikan pandangan kepada umat agama budha. Mengajarkan tentang kerukunan antar agama. Umat umat yang beragama budha datang ke Vihara tidak hanya beribadah. Tapi juga mempelajari agama budha itu sendiri. Lalu Kerukunan menurut saya adalah, dimana kita bisa hidup Bersama dan menghargai Perbedaan Perbedaan.

 

“Menurut Bhante mengapa antar umat beragama masih banyak yang saling berselisih?

Kalo di tanya mengapa saling berselisih menurut saya tergantung dari esensi individu yaitu egoisme manusia. Berselisih disini tergantung tujuan nya. Tujuannya untuk tujuan agama atau tujuan nya untuk tujuan pribadi, tujuan kelompok atau untuk tujuan Politik. Bukan urusan agama sebenernya tapi kepentingan Oknum.

 

“Bagaiaman cara bapa/ibu untuk mempereraat dan menajalin hubungan yang baik dengan agama lain dan memperaat kerukunan ?”

Saya sangat terbuka, saya bergaul dengan siapapun, say punya temen ustadz, pastor juga ada. Saya tidak membatasi diri dengan kelompok antar agama. Tidak mungkin ketika kita berteman dengan orang lain yang baru, kita menanyakan agamanya terlebih dahulu. Itu akan membatasi kita dalam menjalin hubungan.

 

Kesimpulan

Bhante Nyanagupta memberikan tanggapan beliau tentang cara mewujudkan kerukunaan antar agama yang berbeda sekarang ini,beliau berkata bahwa toleransi dan pengertian adalah kunci dari kerukunan. Juga jika jika umat-umat beragama mengerti sepenuhnya ajaranmerkea  dan mengurangi sikap yang dapat menuyulut konflik  kerukunan pun dapat terwujud

 

 

Kegiatan Ketiga :

Kegiatan ketiga kami lakukan pada tanggal 3 Desember 2017 Kami melakukan wawancara dengan Nyoman Widi Wisnawa selaku tokoh Agama Hindhu Kami menanyakan 5 topik yang intinya isinya tentang kerukunan antar Umat Beragama

a.       Lokasi :

b.      Waktu :

c.       Peserta :

 

 

 

 

 

 

Chandra Prabha Pura Jelambar

12.00 – 15.00

1. Muhamad Iqbal dewanto

2. Ivan Anthonio

3. Kevin Andreas

4. Marvin Alaric

5. Hendri Gunawan

 

  1. Hasil Wawancara

“Peran Bapak dalam mewujudkan Kerukunan Antar Agama? “

Kalo peran saya, saya merupakan anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di Indonesia. Tugas utama FKUB itu adalah memberikan Rekomendasi tempat Ibadah. Jadi misalkan Katolik mau buat Gereja dia minta Rekomendasi tempat ibadah. Nah kita memberikan rekomendasi tempat. Nah di daerah sekitar setuju tidak di bangun Gereja jika setuju. Nah maka tempat beribadah itu boleh berdiri. Tapi dengan persetujuan Menteri agama. FKUB hanya merekomendasikan saja..

 

“Pandangan Bapak terhadap situasi antar agama di Indonesia, serta harapan Bapak terhadap situasi agama di Indonesia?”

Kalo menurut saya kan, kita ini sudah sepakat “Va Sudeva Kutumbaka” artinya “Dengan seluruh umat manusia ini kita bersaudara.” Tidak peduli apa agamanya. Masa ketika ada seseorang ketabrak mobil masa kita tanya agamanya dulu. Baru kita selamatkan. Situasi agama Indonesia sudah sangat baik cuman ada orang atau oknum yang terlalu fanatic. Yang merasa benar tentang agamanya sendiri. Mereka kurang paham terhadap agamanya begitu.

 

“Menurut Bapak apa arti dari kerukunan, bagaimana Bapak mengajarkan Kerukunan kepada umat umat Bapak?”

Saya tidak pernah bermain tataran kuantitas, tetapi dalam tataran kualitas. Jadi umat umat di sini tidak hanya sekedar beribadah semata. Tapi mereka belajar tentang kerukunan antar umat beragama.

 

“Menurut Bapa mengapa antar umat beragama masih banyak yang saling berselisih?

Itulah yang namanya orang yang fanatic, yang merasa paling benar, paling hebat, dia tidak tahu apa apa tidak mendalami agama, Ego nya saja yang di tonjolkan. Saya tidak pernah mengizinkan umat umat saya untuk menjadi orang yang merasa benar. Orang yang fanatic.

 

“Bagaiaman cara bapa/ibu untuk mempereraat dan menajalin hubungan yang baik dengan agama lain dan memperaat kerukunan ?”

Kalo harapan saya Bersama sama lah. Jangan ada yang sendiri sendiri. Kalo di islam ada yang namanya sakinah mawadah warohmah. Kalo di hindu ada yang namanya “sukino wabantu.” “menjadi bangsa yang hebat” tetap Bersama sama lah. Intinya. Terus jangan ada keegoisan lah.

 

  1. Kegiatan Keempat :

Kegiatan keempat kami lakukan pada tanggal 8 Desember 2017. Kami melakukan wawancara dengan Ustadz Muji, Ustadz Taufiq, Ustadz Muhajir selaku tokoh Agama Islam menanyakan 5 topik yang intinya isinya tentang kerukunan antar Umat Beragama

a. Lokasi :

b.      Waktu :

c.       Peserta :

Masjid Nursa’dah

13.00 – 16.00

1. Muhamad Iqbal Dewanto

2. Vincent Marwin

3. Ivan Anthonio

4. Marvin Alaric

5. Kevin Andreas

6. Hendri Gunawan

 

 

Hasil Wawancara

  1. “Peran Bapak dalam mewujudkan Kerukunan Antar Agama? “

Yak.. alhamdulilah yang saya rasakan sekarang ini. Nggak pernah beda bedaan agama. Gak pernah di sekitar sini. Tidak pernah ada konflik. Kita saling silaturahmi nggak pernah cekcok. Walaupun beda agama. Nggak pernah ada konflik

 

  1. “Pandangan Bapak terhadap situasi antar agama di Indonesia, serta harapan Bapak terhadap situasi agama di Indonesia?”

Sebagai umat islam di rawa belong di daerah sini. Memang akhir akhir ini, gesekan antar agama agak panas. Tapi Alhamdulilah, guru guru kita disini. Sumpah nih, Maaf yak, nggak pernah mengajarkan untuk menyerang seseorang atau agama, atau bikin suatu kelompok buat menyerang seseorang atau agama. Harapan nya semoga kedepanya nggak ada bentrokan untuk kedepanya nggak ada oknum oknum politik buat memanfaatkan agama. Kunci nya satu sih jangan saling mengejek, jangan saling membenci udah itu aja “

 

  1. “Menurut Bapak apa arti dari kerukunan, bagaimana Bapak mengajarkan Kerukunan kepada umat umat Bapak?”

Yang diajarkan sama sesepuh kita, guru guru kita. Kerukunan itu menjalin ikatan sesama kepada orang orang. Sekitar kita ntah itu sama agamanya atau berbeda agama. Karena kerukunan dalam islam itu sesuatu yang indah.

 

 

  1. “Menurut Bapak mengapa antar umat beragama masih banyak yang saling berselisih?

Itu mungkin dikarenakan, sekarang kan jaman sudah canggih. Kita ada medsos. Mereka kan punya facebook atau grup grup lain. Yak mungkin ada postingan yang buruk mengenai agama. Terus kita buru buru ngambil tindakan buat di share. Padahal belum tau itu asli atau nggak beritanya. Soalnya masalah agama itu masalah yang panas yak. Kita baca sedikit aja. Udah buru buru di posting. Kalo kita di lingkungan sini tetep dah gak ada perselisihan. Kalo ada berita berita aneh yang menyangkut agama kita nggak langsung ambil tindakan. Pokoknya tetep kerukunan nomor 1. NKRI harga mati.

 

  1. “Bagaiaman cara bapa/ibu untuk mempereraat dan menajalin hubungan yang baik dengan agama lain dan memperaat kerukunan ?”

Setiap agama punya hari raya masing masing. Kayak Islam idul fitri, hari imlek ada natal. Setiap hari raya mereka kita jaga. Mungkin kalo misalkan nggak ada parkiran. Buat hari raya agama yang berbeda. Kita dorong teras kita. Buat parkiran mereka pokoknya yang penting saling Menghargai. Tetep kita jaga pokoknya jangan mentingin sendiri, kalo tetangga kita minta tolong ntah itu dia beda agama. Tetep kita bantu mereka. Pokoknya saling menghargai, mencintai, jangan menang sendiri lah pokoknya.

 

 

 

 

BAB V

LAMPIRAN

 

 

Kegiatan Pertama Survey

   

 

 

 

 

 

Kegiatan Kedua Budha Vihara Ekayana

 

 

 

 

 

Kegiatan Ketiga Chandra Prabha Pura Jelambar

 

 

 

 

Kegiatan Keempat Masjd Nursa’ dah

 

 

 

 

Video : https://youtu.be/MSFwoBD2A_8

 

Photo Laporan

 

  

 

BERITA BINUS : Hasil Karya BINUS UNIVERSITY Masuk Kedalam 110 Inovasi Indonesia 2018

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *